
Liputan6.com, Jakarta – Saat ini, mobil listrik BYD yang paling terjangkau di Indonesia adalah BYD Dolphin tipe Dynamics dengan harga Rp 369 juta. Namun, kabarnya BYD akan meluncurkan mobil listrik yang lebih terjangkau, yakni BYD Seagull, yang diperkirakan dijual dengan harga sekitar Rp 200 juta.
Berdasarkan informasi global, BYD Seagull dirancang dengan bodi kompak yang menampilkan garis-garis dinamis serta lekukan halus yang memberikan kesan sporty. Di bagian interior, mobil ini dilengkapi dengan ruang yang luas dan desain yang nyaman. Sistem kokpit cerdas buatan BYD dilengkapi dengan layar putar adaptif 10,1 inci, serta berbagai fitur canggih lainnya. Pengendara juga bisa mengoperasikan berbagai fitur melalui perintah suara, terhubung dengan Apple CarPlay dan Android Auto, serta banyak fitur lainnya.
Seagull akan mengusung platform e-Platform 3.0 dan hadir dalam dua varian dengan baterai Blade BYD yang inovatif. Varian pertama menggunakan baterai 30,08 kWh dengan jangkauan 300 km, sedangkan varian kedua menggunakan baterai 38,88 kWh dengan jangkauan 380 km, berdasarkan metode pengujian NEDC. Baterai ini juga mendukung pengisian cepat DC, yang bisa mengisi daya dari 30 persen hingga 80 persen dalam waktu 30 menit.
Secara dimensi, BYD Seagull memiliki panjang 3.780 mm, lebar 1.715 mm, tinggi 1.540 mm, dan jarak sumbu roda 2.500 mm. Ukurannya ini mirip dengan mobil LCGC hatchback yang populer di Indonesia.
Seagull dibekali motor listrik dengan daya maksimal 75 PS dan torsi puncak 135 Nm, dengan kecepatan tertinggi mencapai 130 km/jam.
Potensi Harga BYD Seagull di Indonesia
BYD Auto dikabarkan tengah mempersiapkan peluncuran mobil listrik murah ini di Indonesia. Model yang paling mungkin adalah BYD Seagull, yang akan menjadi kendaraan listrik terjangkau di pasar Tanah Air.
Data dari Samsat PKB Jakarta menunjukkan bahwa BYD Seagull sudah terdaftar, dengan kode EQ yang diduga sebagai penanda untuk mobil bertenaga baterai listrik (BEV). Dari data Nilai Jual Kendaraan Bermotor (NJKB) yang terdaftar, terdapat dua varian yang kemungkinan akan dijual, yakni varian EQ-STD-1 (4X2) AT dengan harga Rp 218 juta, dan varian EQ-ETD-1 (4X2) AT dengan harga Rp 233 juta.
Namun, harga NJKB ini belum mencakup biaya on-the-road (OTR), yang harus ditambah dengan komponen pajak lainnya. Meski demikian, pihak BYD Indonesia masih belum memberikan konfirmasi resmi mengenai rencana peluncuran Seagull di Indonesia.
SUMBER. LIPUTAN6.COM
